Jumat, 08 Maret 2013

sejarah singkat televisi

Televisi pertama di Indonesia yaitu TVRI. Televisi Republik Indonesia (TVRI) dimulai tanggal 19 Agustus 1962  dengan studionya yang sederhana di kompleks Senayan Jakarta. Dibandingkan dengan negara-negara lain di Eropa, Indonesia termasuk negara relative baru dalm bidang TV. Tetapi dibandingkan danegan negar yang berada di Asia, seperti Malysia dan Singapura, Indonesia sudah terlebih dahulu ( Effendy, 2000:190).

 

Di Indonesia sendiri, dunia pertelevisian berkembang pesat, terbukti dengan bermunculannya televisi dibarengi dengan deregulasi pertelevisian Indonesia oleh pemerintah, sejak tanggal 24 Agustus 1990  (Kuswandi, 1996: 35). Televisi swasta pun muncuk seperti jamur pada musim hujan setelah di pelopori oleh RCTI disusul televisi sawsta lainnya. Pemirsa dimanjakan oleh sajian drama dan pilihan lainnya hingga kuliner. Drama luar negeri pun bisa ditayangkan oleh pihak televisi swasta indonesia. Walaupun program banyak disajikan tetap saja berita masih tetap dibutuhkan oleh masyarakat.

Tidak dipungkiri bahwa media harus menjalan fungsinya yang penting yaitu media informasi maka program berita sangatlah penting.walaupun berita sangat membosankan tetapi masyarakat masih memerlukannya, tidak bisa dikalahkan kepentingannya  dengan film bioskop yang diangkat ke layar televisi. Selain itu, berhubungan dengan gengsi media, salah satu ukuran media itu keren atau tidak dilihat dari program berita juga.Walaupun rating berita itu rendah, karena ada daya saing yang ketat antar stasiun televisi maka program berita sangat wajib ada dalam program. Karena pentingnya sebuah berita akhirnya ada stasiun televisi yang ksusus menayangkan berita seperti Metro TV 

                   Stasiun televisi berita swasta pertama di Indonesia adalah METRO TV. Metro TV hadir sejak tahun 2000 mengisi setiap program dengan70% berita dan 30% informasi non-berita yang edukatif. Beragam program berita dikemas menggunakan tiga bahasa yaitu Indonesia, Inggris, dan Mandarin.

 

1.      Kuswansi, Wawan, Komunikasi Massa:sebuah Analisis Media Televisi, rineka Cipta, Jakarta, 1996.

2.      Effendy, Onong Uchjana, Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi, PT Citra Aditya Bakti, Bandung. 2003. 

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar